Ayam Suwir Bumbu Bali

ayam-suwir

Ayam Suwir Bumbu Bali

Resep ayam bumbu bali ini saya dapat dari berbagai sumber, dipilah-pilah sesuai dengan keinginan. Berikut ini adalah resep ayam suwir bumbu bali:

Bahan-bahan:

bumbu

Bahan-Bahan

  • Dada Ayam 0,5 kg, dikukus lalu suwir
  • Cabai merah halus 3 sdm
  • Bawang Merah 7 siung, diiris tipis
  • Bawang Putih 5 siung, diiris tipis
  • Laos 7 cm, diiris tipis
  • Daun jeruk 5 lembar
  • Sereh 3 batang, diiris tipis bagian batang putihnya
  • Santan instan 1 bungkus ukuran kecil
  • Garam
  • Gula pasir
  • Jeruk Nipis 0,5 buah

Langkah Memasak:

  1. Tumis bawang putih, bawang merah, laos dan daun jeruk sampai harum dan setengah layu
  2. Masukkan ayam suwir, cabai merah halus dan sereh diiris tipis. Aduk sampai rata.
  3. Tambahkan air sedikit saja sekitar 4 sdm, sambil diaduk
  4. Tambah santan instan, gula dan garam secukupnya
  5. Aduk sampai agak kering dan koreksi rasa
  6. Sebelum diangkat, tambahkan perasan jeruk nipis
  7. Aduk dan sajikan.  😋

Sebenarnya untuk bahan-bahannya saya tidak menggunakan takaran yang pasti. Pakai perasaan saja dalam menentukan jumlah bahan tersebut. Try and error. Disesuaikan dengan kondisi dan selera masing-masing saja.
😁🐔

Berburu Serabi Kocor Ngadinem, Bantul

Nyihaaa lagi ngidam serabi kuah, tapi belum tau beli dimana kalau di Jogja. Kayaknya ada sih yang jual serabi tapi mungkin tempatnya kayak di kafe, bertenda kaki lima, atau bahakan mobil pick up. Tapi sepertinya adanya cuma serabi tanpa kuah, yang ada serabi biasa dengan berbagai variasi rasa. Suudzonnya begini sih, gak tau sesungguhnya. 😆

Karena ngidamnya itu serabi kuah dan belinya pengen di tempat yang masih tradisional, asli, asri, membumi, bertradisi dan murah tentu saja.  😆 Berburu dengan senjata Google akhirnya ketemu juga penjual serabi kuah di Jogja. Serabi Kocor Ngadinem di Jl. Bantuk KM. 5,5 . Kalau dari kota Yogyakarta berarti tempat ini berada sebelum lampu merah gerbang Kasongan, terletak di sebelah kanan (barat) jalan. Harap berhati – hati ketika memasuki jl. Bantul Km 5,5 , pelan – pelan saja sambil tengok ke barat jalan, karena tempatnya kecil. Jangan sampai kebablasan melewati lampu merah ya, kalau kebablasan ya putar balik. :p

Serabi Kocor Ngadinem

Serabi Kocor Ngadinem

Serabi Kocor Ngadinem ini buka mulai pukul 15.00 – habis (sekiranya pukul 19.00) . Pada saat saya ke tempat ini kira – kira jam setrengah lima sore. Enggak rame, tapi berturut – turut ada yang datang dan pergi, baik yang makan di tempat maupun dibungkus. 😀 . Dinamakan serabi kocor karena serabi ini pakai kuah (kocor).

Serabi Kocor

Serabi Kocor

Untuk rasa serabinya sendiri gurih asin anget nyoih, sedangkan kuahnya terasa manis. Kaget sih, biasanya kalau saya makan serabi kuah di daerah asal Tegal itu kuahnya gurih 😀 . Tapi enak juga kok, nom nom nom 😳 . Tanpa menunggu lama, akhirnya saya pesan serabi 1 porsi (1tangkep), serabinya masih hangat karena langsung dibuat pada saat itu juga. Glek ternyata cepet sekali serabi itu habis, pesen lagi deh 1 tangkep, abis enak sih.  🙄 Harganya juga murah, 1tangkep serabi berisi 2buah serabi dihargai Rp 1.500  saja, Alhamdulillah.

Silakan mampir ke sini 😀 . Atau barangkali ada yang punya info penjual serabi kocor yang ada di Jogja bisa berbagi.  🙂

Bikin Gudeg Jogja, ala saya

Yep, berawal dari sisa telur mentah satu kiloan yang ditinggalkan ibu saya waktu berkunjung ke Jogja, gak punya kulkas juga, bingung mau diolah apa ini telur. Mulai mencari resep apa yang kira – kira enak dan masakan bertelur ini awet, dan tidak harus habis dalam saat itu. Akhirnya diputuskan untuk membuat Gudeg Jogja. Sebagai orang Tegal bingung deh mau bikin Gudeg Jogja yang khas dengan manisnya, sedangkan gudeg ala Tegal gurih eh itu gudeg bukan ya kok gurih . Mulai deh mencari – cari resep deh di internet, dari berbagai sumber saya mendapatkan beberapa macam resep yang agak berbeda satu sama lainnya. dan akhirnya saya rangkum saya gabungkan saya satukan saya akhiri dengan resep ala saya dengan sumber berbagai resep yang ada … halah ngomong opo toh,haha

Bahan:

bahan dan bumbu gudeg

bahan dan bumbu gudeg

  • Nangka Muda 1/2 kg (waktu beli beli sih tiga rebu aja)
  • Telur Ayam 1 kg (direbus dulu ya, terus dikupas kulitnya)
  • Daun Jati 5 lembar
  • Daun Salam 5 lembar
  • Laos (seukuran jempol tangan masing2 😀 , terus digeprek)
  • Gula Merah 200 gram (atau menyesuaikan)
  • Santan 600 ml (diambil dari satu butir kelapa)
  • Air putih

Bumbu Halus:

  • Bawang Merah 10 butir
  • Bawang Putih 6 butir
  • Kemiri 5 butir
  • Ketumbar 2,5 sendok makan
  • terasi 1/2 sendok teh
  • Garam 1 sendok makan (atau menyesuaikan)

Cara Membuat:

  • Cuci semua bahan
  • Siapkan panci yang agak besar, kemudian masukkan daun jati ke dalam panci pada lapisan paling bawah, masukkan nangka muda, lalu tambahkan air sampai air berada di atas nangka, dan rebus sampai mendidihdengan api sedang.
  • Setelah mendidih kurang lebih setengah jam, masukkan laos, daun salam dan bumbu halus.
  • Ketika air mulai menyusut, masukkan santan, gula merah dan garam serta telur, aduk secara perlahan supaya tidak hancur.
  • Cicipi terlebih dahulu rasanya, apakah kurang manis atau kurang asin.
  • Ketika air hampir menyusut, kecilkan api, supaya rasa lebih menyerap dan tidak gosong.
  • Yep, jadilah Gudeg Jogja ala saya , selamat mencoba 🙂
Gudeg Jogja ala saya :)

Gudeg Jogja ala saya 🙂

catatan:

Waktu itu saya menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam untuk membuat gudeg ini.
Fungsi daun jati adalah untuk memberikan warna merah tua serta aroma khas yang mempesona
Resep ini bisa dimodifikasi sesuai kemauan, keinginan sendiri…
happy cooking n eating 🙂